
Promosi Terpadu
Promosi yang biasa disebut komunikasi pemasaran merupakan upaya pembentukan persepsi yang efektif sekaligus merupakan perwujudan dan alat kompetisi. Tidak mengherankan bila terjadi perang promosi, kita sering mengatakan bahwa sedang terjadi kompetisi sengit. Promosi merupakan salah satu cara mengakselerasi bisnis.
Perang promosi bisa berupa ‘Jor-joran’ anggaran beriklan, berlomba memberi hadiah terbesar, berlomba menampilkan kreasi iklan yang lebih menarik sampai saling ‘ledek’ bahkan menjelekkan pesaing. Kompetisi promosi antar perusahaan atau merek sering kali dipicu oleh dorongan semangat dari ‘superior’ masing-masing, khususnya advertising agency. Dan sah-sah saja ada agency yang ‘mengompori’ klien nya untuk tidak mau kalah dalam kompetisi promosi, dengan harapan dapat meningkatkan keberhasilan promosi.
Pilihan bentuk promosi juga dipengaruhi oleh tujuannya. Ada empat tingkat tujuan promosi, yaitu untuk mendapatkan awareness, information, image, dan purchase. Bagi produk atau merek baru, awareness menjadi keharusan. Yang penting konsumen sasaran menjadi kenal dengan produk atau merek baru tersebut, apalagi sampai ke brand recall atau malah top of mind. Tahap berikutnya adalah produk atau merek yang dikenal harus bisa menyampaikan informasi penting termasuk ciri khas dari produk tersebut.
Bagaimana dampak promosi pada kompetisi persepsi? Ternyata dampaknya sangat tergantung pada strategi promosi yang dijalankan. Jika menggunakan media massa maka jangkauannya menjadi lebih luas dan kemungkinan produk untuk dikenal masyarakat menjadi lebih tinggi. Ada juga beberapa perusahaan yang menggunakan metode komunikasi personal sehingga jangkauannya lebih kecil. Kompetisi persepsi melalui promosi juga dipengaruhi oleh gaya penyampaian kreatifitas promosinya.
Beberapa iklan ada yang menggunakan metode hard sell, yaitu langsung ‘jualan’ produk, misalnya iklan-iklan obat. Misalnya “batuk dikomix aja”. Ada juga iklan yang menggunakan metode soft sell yaitu iklan yang menggambarkan suasana, yang biasa digunakan oleh iklan-iklan rokok, parfum dan lain-lain.
Selain iklan, cara lain yang juga umum digunakan untuk menyampaikan pesan adalah: penjualan secara personal, promosi penjualan, dan direct marketing. Pada prakteknya beberapa cara berkomunikasi kepada sasaran konsumen ini sering dijalankan secara bersama-sama, agar hasilnya lebih maksimal.
Beberapa contoh promosi terpadu dengan memanfaatkan beragam media:
- Media komunikasi dua arah: telepon, email, sms
- Media massa: tv, radio, website, sosial media
- Media luar ruang: billboard, iklan di bus, kereta, kendaraan perusahaan
Dengan menggunakan sarana promosi terpadu diharapkan penjualan perusahaan terus meningkat dari waktu ke waktu dan semakin dikenal oleh masyarakat. Dengan metode soft sell nya kita mengenal AMDK CIRILL sebagai Air minum berkualitas yang sehat, hemat, dan segar. PT. CIRILL INDONESIA memanfaatkan semua sarana promosi yang bisa digunakan untuk mengenalkan produk-produknya kepada masyarakat, sehingga seluruh kalangan masyarakat dapat menikmati manfaat dari produk AMDK CIRILL.